Linear Programming  Pengantar

Linear Programming Pengantar - Description

Masalah. . programming . berkaitan. . dengan. . penggunaan. . atau. . alokasi. optimal . dari. . sumber. . daya. yang . terbatas. . untuk. . memenuhi. . tujuan. . tertentu. .  . ada. ID: 790666 Download

1K - views

Linear Programming Pengantar

Masalah. . programming . berkaitan. . dengan. . penggunaan. . atau. . alokasi. optimal . dari. . sumber. . daya. yang . terbatas. . untuk. . memenuhi. . tujuan. . tertentu. .  . ada.

Similar presentations


Download

Linear Programming Pengantar




Download - The PPT/PDF document "Linear Programming Pengantar" is the property of its rightful owner. Permission is granted to download and print the materials on this web site for personal, non-commercial use only, and to display it on your personal computer provided you do not modify the materials and that you retain all copyright notices contained in the materials. By downloading content from our website, you accept the terms of this agreement.



Presentation on theme: "Linear Programming Pengantar"— Presentation transcript:

Slide1

Linear Programming

Slide2

Pengantar

Masalah

programming berkaitan dengan penggunaan atau alokasi optimal dari sumber daya yang terbatas untuk memenuhi tujuan tertentu  ada kendala-kendala (basic conditions) dan tujuan (objectives)Suatu solusi yang memenuhi kendala permasalahan dan tujuan yang telah ditentukan disebut dengan solusi optimal (optimal solution)Di perkuliahan ini kita hanya akan membahas sebagian dari masalah programming  linear programming models

Slide3

Model

programming

linierSecara matematis, hubungan antar variabel dalam model programming linier dinyatakan sebagai berikut di mana a dan b adalah konstanta dan x adalah variable yang tidak diketahuiSuatu model matematis linier yang lengkap akan terdiri dari sekelompok persamaan linier di atas yang merupakan representasi dari kendala-kendala dan persamaan tujuan (objective)

Slide4

Contoh

model

programming linier (1)Sistem persamaan linier berikut memiliki solusi unik x1=1 dan x2=2.Namun sistem persamaan linier memiliki solusi yang tak terhingga banyaknya (infinite number of solutions). Karena bisa dituliskan bahwa Untuk setiap nilai x1 (atau x2) kita memiliki nilai solusi bagi x2 (atau x1) Restriksi non-negatif bisa mengurangi jumlah solusi yang mungkin

Slide5

Contoh model

programming

linier (2)Sistem seperti yang tadi memiliki jumlah variabel yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah persamaan  disebut dengan sistem yang underdeterminedSistem yang memiliki jumlah variabel yang sama banyaknya dengan jumlah persamaan disebut dengan sistem yang determined

Slide6

Mendapatkan sistem yang

determined

Sistem yang determined mungkin didapatkan dengan memaksa satu atau lebih variabel bernilai nol. Contohnya Memiliki tiga solusi di mana salah satu variabel dipaksa bernilai nolNon-negative solution

Slide7

Fungsi tujuan

Fungsi

tujuan berguna sebagai kriteria memilih alternatif solusi. Contohnya, andaikan dalam sistem kita terdahulu memiliki fungsi tujuan memaksimumkan Maka solusi non-negatif yang memenuhi fungsi tujuan tersebut adalah

Slide8

Bentuk umum

Bentuk

umum model matematis programming linier Minimisasi fungsi tujuan Yang tunduk kepada kendala (subject to conditions) dan kendala non-negatif di mana m < n

Slide9

Contoh kasus: transportasi (1)

Satu perusahaan ingin mengirimkan produknya dari beberapa gu-dang ke beberapa toko retail. Setiap toko membutuhkan sejumlah produk, dan setiap gudang dapat mengirimkan juga sejumlah produk

Beberapa definisi: m = jumlah gudang n = jumlah toko ai = jumlah yang bisa dikirim dari gudang i bj = jumlah yang dibutuhkan oleh toko j xij = jumlah yang dikirim dari gudang i ke toko jAsumsi: Σi ai = Σj bj

Slide10

Contoh kasus: transportasi (2)

Nilai x

ij adalah yang akan dicari. Matriks transportasinya ialahT o k o12

3

gudang

1

x

11

x

12

x

13

a

1

2

x

21

x

22

x

23

a

2

b

1

b

2

b

3

Oleh karena itu harus benar bahwa

untuk gudang 1: x

11

+ x

12

+ x

13

= a

1

untuk gudang 2: x

21

+ x

22

+ x

23

= a

2

Sedangkan untuk toko

toko 1: x

11

+ x

21

= b

1

toko 2: x

12

+ x

22

= b

2

toko 3: x

13

+ x

23

= b

3

Slide11

Contoh kasus: transportasi (3)

Asumsikan pula perusahaan

ingin meminimumkan biaya transportasi  perusahaan mengetahui biaya transportasi antara satu gudang dan satu toko (cij)Katakan bahwa biaya transportasi ditunjukkan oleh tabel berikut:T o k o12

3

gudang

1

1

2

4

2

3

2

1

5

10

8

5

2

Slide12

Contoh kasus: transportasi (4)

Permasalahannya

menjadi Minimize x11+2x12+4x13+3x21+2x22+ x23 subject to x11+ x12+ x13 = 5 x21+ x22+ x23 = 10 x11 + x21 = 8 x12 + x22 = 5 x13 + x23 = 2 xij  0

Slide13

Contoh kasus: analisis aktifitas (1)

Suatu perusahaan memproduksi output. Perusahaan ini memiliki sejumlah input bahan baku, tenaga kerja dan peralatan. Perusahaan ini tahu berapa besar komoditi input i yang dibutuhkan untuk memproduksi output j. Perusahaan juga tahu berapa besar profit yang akan diperoleh untuk setiap unit produk j.

Jumlah input i yang digunakan harus lebih kecil dari (atau sama dengan) yang tersedia di perusahaan (bi). Notasikan jumlah input i yang digunakan untuk memproduksi output j dengan aij. Profit untuk setiap unit produk j dinotasikan dengan cj.

Slide14

Contoh kasus: analisis aktifitas (2)

Permasalahan

perusahaan Maximize c1x1+ c2x2+…+ cnxn subject to a11x1 + a12x2+ …+ a1nxn  b1 a21x1+ a22x2+ …+ a2nxn  b2 …… am1x1+ am2x2+ …+ amnxn  bm xj  0

Slide15

Properti solusi

programming

linier (1)Permasalahan umum programming linier Minimize c1x1+ c2x2+…+ cnxn (1.1) subject to a11x1 + a12x2+ …+ a1nxn  b1 ) a21x1+ a22x2+ …+ a2nxn  b2 ) …… ) (1.2) am1x1+ am2x2+ …+ amnxn  bm ) xj  0 (1.3)

Slide16

Properti solusi

programming

linier (2)Definition 1 A feasible solution to the linear programming problem is a vector X=(x1, x2,…,xn ) that satisfies the (1.2) and (1.3)Definition 2a A basic solution to the constraints (1.2) is a solution obtained by setting n-m variables equal to zero and solving for the remaining m variables, provided that the determinant of the coefficients of these m variables is nonzero. The m variables are called basic variables. Definition 2b A basic feasible solution is a basic solution which also satisfies (1.3); that is, all basic variables are nonnegative.

Slide17

Properti solusi

programming

linier (3)Definition 3 A nondegenerate basic feasible solution is a basic feasible solution with exactly m positive xi; that is, all basic variables are positiveDefinition 4 A minimum feasible solution is a feasible solution which also minimizes (1.1)Definition 5 An optimal basic feasible solution is a basic solution that satisfies conditions (1.1), (1.2) and (1.3)

Slide18

Properti solusi

programming

linier (4)Theorem 1 The set of all feasible solutions to the linear-programming problem is a convex setTheorem 2 The objective function (1.1) assumes its minimum at an extreme point of the convex set K generated by the set of feasible solutions to the problem. It if assumes its minimum at more than one extreme points, then it takes on the same value for every convex combination of those particular pointsTheorem 3 If a set of k  m vectors P1, P2, …,Pk can be found that is linearly independent and such that x1P1+ x2P2+ …+ xkPk = P0 and all xi  0, then the point X=(x1, x2, …, xk, 0, …,0) is an extreme point of the convex set of feasible solutions.

Slide19

Properti solusi

programming

linier (5)Theorem 4 If X=(x1, x2, …, xn) is an extreme point of K, then the vectors associated with positive xi form a linearly independent set. From this it follows that, at most m of the xi are positive.Theorem 5 X=(x1, x2, …, xk) is an extreme point of K if and only if the positive xj are coefficients of linearly independent vectors Pj in j=1 xjPj = P0.

Slide20

Perusahaan Cat “

apik

” memproduksi 2 jenis cat yaitu cat Eksterior dan cat Interior, dua bahan mentah A dan B digunakan untuk membuat cat-cat tersebut. Ketersediaan bahan A adalah 6 ton dan ketersediaan bahan B adalah 8 ton. Perbandingan bahan A dan B untuk membuat cat eksterior adalah 1 : 2 dan perbandingan bahan A dan B untuk membuat cat interior adalah 2 : 1. Bila harga jual cat eksterior Rp. 65.000/klg dan harga jual cat interior Rp. 60.000/klg, tentukan formulasi LP nya !

Slide21

PT. XYZ

memproduksi

dua jenis mainan yang terbuat dari kayu, yang berupa boneka dan kereta api. Boneka dijual dengan harga Rp. 27.000,-/lusin yang setiap lusinnya memerlukan biaya material sebesar Rp. 10.000,- serta biaya tenaga kerja sebesar Rp. 14.000,-. Kereta api yang dijual seharga Rp. 21.000,-/lusin memerlukan biaya material sebesar Rp. 9.000,- dan biaya tenaga kerja Rp. 10.000,-. Untuk membuat boneka dan kereta api ini diperlukan dua kelompok tenaga kerja, yaitu tukang kayu dan tukang poles. Setiap lusin boneka memerlukan 2 jam pemolesan dan 1 jam pekerjaan

kayu, sedangkan setiap

lusin

kereta

api

memerlukan

1 jam

pemolesan

dan

1 jam

pekerjaan

kayu

. Jam

kerja

yang

tersedia

per

minggunya

100 jam

untuk

pemolesan

dan

80 jam

untuk

pekerjaan

kayu. Setiap minggunya permintaan untuk kereta api tidak terbatas, tetapi untuk boneka hanya 40 lusin yang terjual per minggunya. Bagaimanakah formulasi dari persoalan diatas untuk mengetahui berapa lusin jenis mainan masing-masing yang harus dibuat setiap minggu agar diperoleh keuntungan yang maksimum ?

Slide22

PT. Auto Indah

memproduksi

dua jenis mobil, yaitu mobil sedan dan truk. Untuk dapat meraih konsumen berpenghasilan tinggi, perusahaan ini memutuskan untuk melakukan promosi dalam dua macam acara TV, yaitu pada acara hiburan dan acara olah raga. Promosi acara hiburan akan disaksikan oleh 7 juta pemirsa wanita dan 2 juta pemirsa pria. Promosi pada acara olah raga akan disaksikan oleh 2 juta pemirsa wanita dan 12 juta pemirsa pria. Biaya promosi pada acara hiburan adalah Rp. 5 jt/menit, sedangkan pada

acara olahraga biayanya

adalah

Rp

. 10

jt

/

menit

.

Jika

perusahaan

menginginkan

promosinya

disaksikan

sedikitnya

oleh

28

juta

pemirsa

wanita

dan

sedikitnya

oleh 24 juta pemirsa pria, bagaimanakah stategi promosi itu sebaiknya ?